Kebab Kings – Targetkan 600 Outlet di Tahun 2012

0 Flares Twitter 0 Facebook 0 Google+ 0 LinkedIn 0 Email -- 0 Flares ×

Melihat prospek yang makin cerah, Kebab Kings targetkan 600 outlet tahun ini. Apa strateginya?

Ketatnya persaingan, ternyata tidak menyurutkan rasa optimisme dalam diri Bobby Hendrawan untuk terus mengembangkan Kebab Kings miliknya. Bobby Hendrawan mengakui kalau persaingan bisnis dengan produk utama kebab ini memiliki persaingan yang cukup berat. Berbeda saat dulu pertama kali ia memulai bisnisnya. Dahulu kebab masih menjadi produk yang langka dan belum diketahui masyarakat. Kini, kebab makin diminati dan tentu saja seperti kata pepatah dimana ada gula disitu ada semut. Bisnis kebab seperti gula yang menarik banyak minat para pengusaha untuk ikut-ikutan menekuni bisnis produk khas Timur Tengah ini.

“Produk kebab memang makin ketat persaingannya. Tapi saya optimis, Kebab Kings akan mampu bersaing dan menjadi market leader. Ini sudah terbukti di bebeapa kota produk kita tetap menjadi favorit masyarakat. Kebab Kings akan terus berkembang dan sustain hingga 10 tahun mendatang,” tutur Bobby.

Rasa optimis dalam diri Bobby memang bukan sekedar ‘kecap manis’ agar banyak investor yang berminat bergabung dengan Kebab Kings. Kebab Kings yang dikembangkan melalui sistem kemitraan ini terus mengalami kenaikan sejak pertama kali didirikan. Produknya yang berbeda makin diminati masyarakat. Outlet dan mitra selalu bertambah setiap tahun. Dari mulai hanya memiliki 2 buah outlet pada tahun 2006, kini Kebab Kings telah memiliki lebih dari 330 outlet yang tersebar di berbagai kota di seluruh Nusantara.

Kebab Kings pertama kali didirikan Bobby pada bulan Juli tahun 2006. Ia membuka outlet pertamanya di Surabaya. Outlet keduanya, masih di Surabaya, berdiri pada bulan Oktober di tahun yang sama. Baik outlet yang pertama maupun outlet yang kedua sukses menarik minat pasar. Keduanya ramai dikunjungi oleh konsumen sehingga banyak juga menarik minat investor untuk bekerja sama membuka cabang Kebab Kings di tempat lain.

“Tepatnya April tahun 2007, outlet cabang milik mitra kami resmikan. Lokasinya masih di Surabaya. Nah, dari situlah terus berdatangan tawaran-tawaran dari para pengusaha dan investor untuk ikut membuka cabang kami di berbagai tempat. Hingga sekarang sudah tercatat lebih dari 330 outlet yang berkembang dari Sumatera hingga Papua,” ungkap Bobby.

Maka, melihat perkembangan Kebab Kings saat ini, menjadi hal sangat memungkinkan mereka bisa terus melebarkan sayapnya di industri kemitraan. Jika dirunut dari segi pertambahan outlet, Kebab Kings terus menambah outletnya tiap tahun. Tahun 2006, Bobby hanya memiliki 2 outlet miliknya sendiri. Kemudian setahuh kemudian bertambah secara signifikan menjadi 24 outlet dan beberapa merupakan milik onvestor yang dikelola dengan sistem kemitraan. Tahun 2008 bertambah lagi sebanyak 2 kali lipat lebih menjadi 52 outlet. Outletnya terus naik dan bertambah di tahun 2009 sebanyak 105 outlet dan di tahun 2010 sebanyak 201 outlet.

“Dari 330 lebih outlet yang sudah berdiri di berbagai tempat itu, Kebab Kings memiliki mitra sekitar 200-an member. Omsetnya rata-rata mencapai Rp 15-20 juta tiap bulan. Omset tertinggi yang pernah mencapai Rp 60 juta sebulan,” papar Bobby.

Jika dilihat secara prosentase, maka kenaikan jumlah outlet Kebab Kings mencapai rata-rata 200% tiap tahun atau dua kali lipat dari jumlah sebelumnya. Makanya, sangat masuk akal jika Bobby akan menargetkan jumlah outletnya bertambah sebanyak 600 outlet pada tahun 2012 ini. Apalagi Bobby berani memberikan jaminan uang kembali kepada investor mitranya jika dalam waktu setengah tempo kerjasama tidak balik modal.

Untuk membuka cabang outlet Kebab Kings, mitra dikenakan biaya investasi paling minim sebesar Rp 35 juta. Mitra tidak perlu repot mencari lokasi dan karyawan karena semua sudah disediakan oleh manajemen Kebab Kings sebagai satu bentuk support maksimal yang diberikan. Selain itu mitra juga diberikan layanan konsultasi usaha selama kontrak 5 tahun, serta berbagai service lainnya yang diberikan untuk membantu memajukan outlet milik mitra.

Ke depan Bobby akan melakukan penetrasi pasar hingga ke kota kabupaten. “Kami akan terus melakukan inovasi produk dan kembali melakukan penetrasi pasar hingga ke kota kabupaten yang belum tersentuh produk kebab. Kami sangat yakin omset di kota kabupaten jauh lebih bagus, karena berdasarkan pengalaman omset mitra tertinggi ada di wilayah kota kabupaten,” jelas Bobby. (RHM)

Tinggalkan Komentar